4 strategi pengembangan ekowisata

Strategi pengembangan ekowisata berdasarkan Strategi pengembangan ekowisata berdasarkan attraction,

mengembangkan atraksi lintas alam bersepeda (ecocycling), kegiatan ini merupakan kombinasi antara olahraga dengan rekreasi. Wisatawan diajak keliling menaiki sepeda dan ditemani oleh pramuwisata lokal. jalur yang dilalui adalah melewati persawahan, perkebunan dan perkampungan penduduk. Mengembangkan atraksi wisata lintas alam (trekking), merupakan kegiatan wisata alam yang dilakukan wisatawan dengan berkeliling menyusuri alam sekitar melalui jalan setapak. Mengembangkan atraksi wisata agrowisata, kegiatan pertanian, perkebunan, dan perikanan dapat menjadi atraksi alam yang menarik.

Strategi pengembangan ekowisata berdasarkan access,

yang dimaksud adalah perbaikan jalan, jalan menuju persawahan, perkebunan hal–hal yang harus diperhatikan adalah jalan-jalan desa
agar saling terhubung.  Menetapkan retribusi daya tarik wisata, perlu ada pengelola untuk menjaga keberlanjutan daya tarik wisata tersebut.

Strategi pengembangan ekowisata berdasarkan amenities,

yang termasuk dalam strategi pengembangan ekowisata. Menyediakan rumah makan, sebagai tempat makan dan minum wisatawan yang dikelola oleh masyarakat dan tetap menjadi pengawasan pengelola daya tarik ekowisata. Menyediakan fasilitas umum, yang sering menjadi kendala baik dalam pengadaan maupun untuk pemeliharaannya adalah toilet, terutama di tempat umum harus tersedia, begitu juga pada jalur trekking, cycling, dan agrotourism. Menyediakan ruang terbuka, seperti wantilan terutama paket ekowisata yang dikemas dengan pertunjukan kesenian lokal, karena wantilan ini akan sangat banyak fungsinya untuk menampung wisatawan pada saat menonton pertunjukan, bisa juga digunakan sebagai ruang pertemuan wisatawan dengan masyarakat atau ruang pelatihan bagi masyarakat dalam rangka meningkatkan diri utk kepentingan pariwisata.

Strategi pengembangan ekowisata berdasarkan ancilliary service,

merupakan suatu pelayanan melembaga yang dapat dilakukan oleh pemerintah, kerja sama pemerintah dengan swasta, atau swasta berdiri sendiri. Strategi pengembangan yang termasuk dalam pelayanan ini meliputi : keamanan, factor keamanan sangat penting dan besar pengaruhnya terhadap kunjungan wisatawan. Membentuk badan pengelola lokal, membutuhkan suatu badan pengelola lokal yang solid dan direncanakan dengan baik agar pengembangan ini bisa berjalan secara berkelanjutan dan selalu melibatkan masyarakat lokal. Pelatihan untuk meningkatkan kualitas SDM pariwisata, untuk meningkatkan sadar wisata, yaitu mensosialisasikan pariwisata serta membudayakan nilai-nilai sapta pesona. Melakukan promosi, melalui biro perjalanan wisata, dengan websiteinternet, dan dengan penyebaran brosur booklet, folder, leaflet dan accordian. Promosi ini harus sesuai dengan prinsip pengembangan ekowisata yaitu materi pemasaran harus jelas, berkualitas, dan sesuai dengan kenyataan.

Sumber Sekolah Tinggi Pariwisata Triatma Jaya, Ketut Saskara

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s