Kriteria Ekowisata

a. Rencana pengembangan ekowisata harus mengacu pada rencana pengelolaan kawasan.
Rencana pengelolaan kawasan merupakan panduan tertulis pengelolaan habitat, kegiatan, peruntuka kawasan, pengorganisasian dan monitoring dalam rangka menjamin kelestarian fungsi kawasan. Pengembangan ekowisata yang merupakan salah satu kegiatan yang diperkenankan untuk dilakukan didalam kawasan taman nasional dan taman wisata alam, dengan demikian harus sesuai dengan rencana pengelolaan kawasan.
b. Memperhatikan kondisi ekologi/lingkungan.
Yang harus diperhatikan adalah:
Rona awal kondisi fisik, kimia, biologi dan wilayah yang akan dkembangkan menjadi obyek wisata.
• Perilaku satwa; ekowisata yang akan dikembangkan tidak akan merubah perilaku satwa.
• Perencanaan sarana dan prasarana harus direncanakan dengan seting alam setempat dan tidak memotong lintasan satwa/jalur satwa
c. Memperhatikan daya tarik, keunikan alam dan prospek pemasaran daya tarik tersebut.
Pengemasan produk dan pemilihan obyek yang merupakan ciri khas dan daya tarik suatu wilayah pengembangan ekowisata harus terencana dengan baik dan variatif. Melakukan analisis potensi dan hambatan yang meliputi analisis terhadap potensi sumberdaya dan keunikan alam, analisis usaha, analisis dampak lingkungan, analisis ekonomi (cost & benefit), analisis sosial dan analisis pemanfaatan ruang.
d. Memperhatikan kondisi sosial, budaya dan ekonomi.
• Beberapa hal yang harus diperhatikan meliputi: Kegiatan ekowisata harus mampu memberdayakan masyarakat sekitar.
• Memperhatikan rona awal sosial, budaya dan ekonomi dari wilayah yang akan dikembangkan menjadi obyek.
• Membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya bagi masyarakat sekitar.
• Merangsang/memotivator pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.
e. Tata Ruang
• Yang harus diperhatikan:
Kualitas daya dukung lingkungan kawasan tujuan melalui pelaksanaan sistem pemintakatan (zonasi).
• Perencanaan pembangunan wilayah setempat; ekowisata yang akan dikembangkan harus terintegrasi dengan pembangunan wilayah setempat.
f. Menyusun Action Plan/Rancang Tindak Terintegrasi atas dasar analisis yang telah dilakukan
g. Melakukan Public Hearing/Konsultasi Publik terhadap rencanayang akan dikembangkan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s